Pembuatan Dan Pengembangan Konten Media Youtube Terhadap Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo

  • Ranita Yuli susilowati Ranita yuli susilowati Stikosa AWS
  • Errita Dian Puspitasari
  • Ananda Mirza Emerald
  • Virginia Widia Putri
  • Tasya Aurillia
Keywords: YouTube development, Waste Education Village, Waste Management, Greening The Environment

Abstract

This community service activity is a research-based fieldwork lecture (KKL) by raising the
issue of the lack of YouTube social media development in Kampung Pendidikan Sampah
located in Sekardangan, Sidoarjo. After the creation and development of Youtube social media
is completed, this KKL 2 group will share some videos that will be uploaded on the official
Youtube channel of Kampung Pendidikan Sampah. The method of implementation of the
service activities carried out by KKL Group 2 is to use interviews, observations, and
documentation. We as implementers of KKL conduct observations by directly diving into
Kampung Pendidikan Sampah, Sekardangan, Sidoarjo. The result of this community service
is, Kampung Pendidikan Sampah already has an official Youtube channel and there are
already 4 vidio uploaded containing the content of activities in Kampung Pendidikan Sampah
Sidoarjo.

References

Apriandi, P. 2012. Bank Sampah dan Prgram Lingkungan Yayasan Unilever [Internet]. Diunduh pada 17 Juli 2017. Tersedia pada http://www.Unilevergreenandclean.com

Bahri, A. S. (2020). EFEKTIVITAS KULIAH KERJA LAPANGAN (KKL) DALAM MENINGKATKAN SPATIAL THINKING “Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP UNISMA

Bekasi”. GEOGRAPHIA Jurnal Ilmiah Pendidikan Geografi, 1(1), 46-58.

Castells, M. (2011). The rise of the network society: The information age: Economy, society, and culture (Vol. 1). John Wiley & Sons.

Kristiyono, J., Muhammad Reza Patriagama, Adi Atma, Indra Septyan, Rizal Hanafi, & Habib Syahrul Asrori. (2021). Pengembangan Digital Branding Kampung Hidropononik Medokan Ayu Surabaya. Prapanca : Jurnal Abdimas, 1(1), 46-59. https://doi.org/10.37826/prapanca.v1i1.129

Luali, La Ode. (2006). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Persepsi, Sikap, dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah. Kasus: Kota Raha Kab. Runa Prov. Sulawesi Tenggara. Tesis, Universitas Gadjah Mada.

Novyanti, Mita. (2013). Dampak Program Bnak Sampah Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.

Nuryani, A. A. N. (2012). Peranan Bank Sampah Gemah Ripah Terhadap Kesempatan Kerja dan Pendapatan Keluarga Di Kecamatan Bantul Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.

Prida Ariani Ambar Astuti, Prayogo Maulana, Agathon Agnar Ramadhan, Danny Alfaridzi, Grace Putri Amelia, & Rahman Hakim Averus. (2021). Membangun Kesadaran Kebersihan Diri dan Lingkungan Pada Siswa TK & SD Tunas Benih Kasih Surabaya. Prapanca : Jurnal Abdimas, 1(1), 11-21. https://doi.org/10.37826/prapanca.v1i1.126

Rosliani, R., & Sumarni, N. (2005). Budidaya tanaman sayuran dengan sistem hidroponik. Balai Penelitian Tanaman Sayuran

Suwerda, Bambang. (2012).Bank Sampah (Kajian Teori dan Penerapan). Yogyakarta : Pustaka Rihana.

Utami E. (2013). Buku panduan system bank sampah dan 10 kisah sukses [Internet].

Diakses pada 3 juli 2017. Tersedia pada: http//www.Unilever.co.id/Image/buku- panduan-sistem-bank-sampah-10-kisah-sukses-ina_tcn1310-482082_id.pdf

Yuliastuti, Ida Ayu Nyoman. 2013. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Di Kabupaten Badung. Jurnal Ilmiah Vol.2,No.6. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.

Published
2021-09-02
How to Cite
Ranita yuli susilowati, R. Y. susilowati, Dian Puspitasari, E., Mirza Emerald, A., Widia Putri, V., & Aurillia, T. (2021). Pembuatan Dan Pengembangan Konten Media Youtube Terhadap Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo. Prapanca : Jurnal Abdimas, 1(2), 51-61. https://doi.org/10.37826/prapanca.v1i2.189